Langsung ke konten utama

5 Keuntungan Petani Lada Simpan Lada di SRG




Sutrionoedi.info – Sistem Resi Gudang (SRG) punya manfaat besar untuk para petani. Dengan SRG petani akan memperoleh banyak kemudahan dan keuntungan. (Baca: Sistem Resi Gudang: Mudah, Murah dan Manfaat ). Dikutip dari bangka.tribunnews.com (24/10) hal ini selaras dengan penjelasan Kepala Pengawasan Resi Gudang Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Sukardi di Ruang Rapat Bina Praja Kantor Bupati Bangka.

“Bagi para pelaku usaha sektor agrobisnis dan agroindustri adanya sistem resi gudang ini akan memberikan kemudahan dampak memperoleh komoditi yang berkualitas karena komoditi yang disimpan di gudang SRG telah melalui uji mutu yang dilakukan oleh lembaga yang disebut lembaga penilai kesesuaian,” jelas Sukardi saat sosialisasi Sistem Resi Gudang yang dilaksanakan oleh Pemprov Babel, Selasa (24/10/2017) .

Menurut Sukardi, pengelolaan SRG diawasi oleh Bappebti dimana penerapan SRG ini telah disahkan oleh negara melalui undang-undang Nomor 9 Tahun 2006 tentang resi gudang yang telah diamandemenkan dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2011.

SRG dilahirkan dengan misi utama untuk meningkatkan kualitas komoditi dan yang terpenting meningkatkan penghasilan kesejahteraan petani.

Sistem ini mendorong petani untuk lebih profesional sehingga dapat menghasilkan komoditi terbaik dan berkualitas ekspor.

Petani bisa memperoleh banyak keuntungan dari SRG, diantaranya:
  1. mendapatkan harga jual yang lebih baik dengan cara menyimpan komoditi di gudang terlebih dahulu saat panen raya di mana harga umumnya rendah kemudian menjualnya ketika harga tinggi.
  2. mendapatkan kepastian mutu dan jumlah karena tes uji mutu dilakukan oleh LPK yang telah terakreditasi.
selengkapnya ....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Banyak Kemajuan Diraih Bappebti

Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong melantik Pejabat Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Perdagangan, Selasa (9/3) lalu. Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Sutriono Edi digantikan oleh Bachrul Chairi yang sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag, dan dilantik hari itu juga menjadi Kepala Bappebti yang baru. Sementara Edi Sutriono dilantik menjadi Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar.

Kedua pejabat yang baru dilantik itu bertemu dalam acara pisah sambut Kepala Bappebti bersama dengan seluruh pegawai dan pemangku kepentingan terkait di Kantor Bappebti, Jakarta, Senin (14/3) siang tadi.

Bagi Bappebti, Bachrul Chairi, bukanlah orang baru. Sebelumnya Bachrul pernah menjabat di Bappebti saat masih sebagai Badan Pelaksana Bursa Komoditi. Dalam sambutannya, Bachrul meminta para pemangku kepentingan dan stakeholder untuk terus mendukung Bappebti.

selengkapnya ...

Mendag: 1 Oktober, Pasar Lelang Gula Kristal Rafinasi Resmi Dibuka

Wiki : Gula rafinasi, berasal dari gula mentah yang melalui proses pemurnianJakarta, 18 Agustus 2017 – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan Pemerintah siap memberlakukan secara efektif sistem lelang gula kristal rafinasi (GKR) pada 1 Oktober 2017.  Seperti diketahui bahwa Gula rafinasi (bahasa Inggris: refined sugar) atau gula kristal putih adalah gula mentah yang telah mengalami proses pemurnian
untuk menghilangkan molase sehingga gula rafinasi berwarna lebih putih
dibandingkan gula mentah yang lebih berwarna kecokelatan.


Perubahan PermendagPemberlakuan sistem lelang gula kristal rafinasi (GKR)
sesuai dengan rencana perubahan Permendag No. 40/M-DAG/PER/3/2017
tentang Perubahan Atas Permendag No. 16/M-DAG/PER/3/2017 tentang
Perdagangan Gula Kristal Rafinasi Melalui Pasar Lelang Komoditas.





“Peluncuran awal (soft launching) pasar lelang komoditas untuk GKR akan dilakukan pada 1September mendatang. Oleh karena itu, hari ini kami akan memberikan penjelasan dan pemahaman k…

9 kelebihan sistem resi gudang (SRG)

Dalam sambutannya di Gedung Student Center Faperta Unpad Jatinangor, Kamis (26/06), Sutriono Edi mengatakan bahwa sistem resi gudang dapat meningkatkan kesejahteraan petani.
Berikut ini kelebihan sistem resi gudang adalah
Komoditi tersebut disimpan di gudang yang telah memenuhi standar SNI 7331:2007.Risiko kerusakan komoditi akibat kebocoran dan hama menjadi tanggung jawab pengelola gudang.Komoditi pun diasuransikan sehingga bila terjadi kerusakan akan ditanggung oleh asuransi melalui pengelola gedung.Kualitas komoditi yang disimpan di gudang telah memiliki standar mutu SNI sehingga kualitas terjamin yang berakibat harga jual tetap optimal.Petani bisa mendapatkan harga yang lebih baik dengan menunda waktu penjualan. .... selengkapnya